Bola Casino Berita Casino Dan Bola Casino Bola Politik Indonesia http://eabox.net/ Berita Bola Judi Casino http://www.beatsbydrdre.com.au/ Berita Online Situs Berita Online http://m-a-w.cz/
Luis Enrique Berada Di Pintu Depan Stamford Bridge
Bandar Bola Dan Agen Casino Online Terpercaya
Bandar Bola Dan Agen Casino Sbobet Online Terpercaya
Situs Agen Bandar Judi Taruhan Bola Dan Casino Online

Luis Enrique Berada Di Pintu Depan Stamford Bridge

Luis Enrique Berada Di Pintu Depan Stamford Bridge – Kekalahan beruntun yang didapatkan oleh “The Blues” (Julukan dari Chelsea) membuat bos besar asal Rusia geram dan ingin mendepak pelatih dari asal Italia Antonio Conte dari kursi panasnya tersebut. Namun dengan lantam Conte menentang Roman Abramovic untuk memecat dirinya. Beredar kabar burung yang tengah berhembus pemilik Chelsea sudah menyiapkan satu nama pelatih besar, mantan pelatih Barcelona Luis Enrique. Hal yang membuat sang pemilik murka adalah kekalahan Chelsea dari tim papan bawah pada pekan ke 26 lanjutan EPL.

Luis Enrique Berada Di Pintu Depan Stamford Bridge
Luis Enrique Berada Di Pintu Depan Stamford Bridge

Pada saat itu Chelsea yang harus bertandang ke kedang Vicarage Road Stadium, pertandingan yang di prediksi untuk kemenangan Chesea ini ternyata sebatas prediksi saja. Karena dalam partai tersebut Chelsea harus mengakui keunggulan dari tim papan bawah tersebut. Kesialan dari Chelsea bermula dari akumulasi kartu yang di dapatkan oleh Tiemoue Bakayoko di menit ke 25 dan 30 yang berakibat menjadi kartu merah. Selang 12 menit berlalu Watford mendapatkan hadiah pinalti yang diselesaikan oleh Troy Deeney dan menjadikan gol. Hingga peluit di bunyikan skor 1-0 bertahan untuk ke unggulan tim tuan rumah.

Setelah 15 menit berlalu babak kedua pun dimulai dalam babak kedua ini Conte coba memasukan pemain yang baru saja mendarat di Stamford Bridge, yaitu Olivier Giroud, di menit ke 64 mengantikan Pedro. Namun pergantian pemain, tambah membuat Chelsea bermain menyerang. Gol yang diharapkan oleh pendukung Chelesea pun datang dimenit ke 82 melalui Eden Hazard. Chelsea yang ingin menambahgol terus menyerang, namum naas 8 menit sebelum waktu normal berakhir, mereka harus kembali kebobolan 3 gol, melalui Janmaat pada menit ke 84, Deulofeu menit ke 88 dan Pereyre dimenit ke 90. (Luis Enrique Berada Di Pintu Depan Stamford Bridge)

Melihat kekalahan yang sering di alami oleh Chlesea seperti ini membuat peluang mereka untuk bersaing mempertahankan gelar EPL musim 2017/2018 harus sina. Dan kekalahan ini membuat Chelsea harus berada di bawah Liverpool dalam klasemen sementara EPL. Sebelum kekalahan ini, Chelsea juga sudah menelan kekalahan saat menjamu tim promosi musim 2017/2018 AFC Bournemouth dengan skor yang cukup memalukan 0-3 di Stamford Bridge. Kekalahan beruntun tersebut membuat nama Antonio Conte sudah harus bersiap siap untuk angkat kaki dari tim yang pernah dia berikan gelar EPL musim perdana dia melatih Chelsea.

Setelah kalah secara beruntun dari tim papan bawah dikabarkan semua manajemen melakukan rapat darurat untuk membahas masa depan dari pria asal Italia tersebut. Dalam rapat tersebut muncullah nama mantan pelatih Barcelona yang ingin beristrahat musim ini, yaitu Luis Enrique. Nama mantan pelatih Barcelona mencuat untuk mengantikan Conte, dikarenakan menurut salah satu media online, sang pemilik sangat puas dengan raihan pria asal Spanyol tersebut saat melatih Barcelona selama tiga tahun. Saat di Camp Nou pria yang lahir pada 8 Mei 1970, sukses memberikan berbagai gelar ke Camp Nou. (Luis Enrique Berada Di Pintu Depan Stamford Bridge)

Dimusim perdananya (2014/2015) pria yang lahir di kota Gijon, Spanyol tersebut, berhasil memenangkan trable winner, yaitu Liga Champions, La Lig dan Copa del Rey. Tidak hanya memberikan gelar ke publik Camp Nou saja, mantan pemain Barcelona tersebut juga mendapatkan gelar Individu di musim yang sama yaitu gelar pelatih terbaik 2014/2015. Ditahun berikutnya dia berhasil menyumbangkan gelar Piala Dunia Antar Klub, Super Cup dan La Liga. Dan dimusim terakhirnya Pria yang sudah berusia 47 tahun tersebut memberikan dua gelar yaitu Piala Super Spanyol dan piala Copa del Rey.