Bola Casino Berita Casino Dan Bola Casino Bola Politik Indonesia http://eabox.net/ Berita Bola Judi Casino http://www.beatsbydrdre.com.au/ Berita Online Situs Berita Online http://m-a-w.cz/
Madrid Mengaku Tersiksa Meski Menang Di Markas Munchen
Bandar Bola Dan Agen Casino Online Terpercaya
Bandar Bola Dan Agen Casino Sbobet Online Terpercaya
Situs Agen Bandar Judi Taruhan Bola Dan Casino Online

Madrid Mengaku Tersiksa Meski Menang Di Markas Munchen

Madrid Mengaku Tersiksa Meski Menang Di Markas Munchen – Meski sukses menaklukkan Bayern Munchen pada leg pertama semifinal Liga Champions beberapa hari lalu di Allianz Arena, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane mengaku jika timnya cukup tersiksa pada laga tersebut. Banyak problem yang di alami oleh skuad asuhan Zidane pada laga itu. Masalah paling berat yang di dapatkan oleh tim berjulukan Los Blancos ini adalah ketika harus kehilangan 2 pemainnya sekaligus akibat cedera yakni Isco Alarcon dan juga Dani Carvajal.

Madrid Mengaku Tersiksa Meski Menang Di Markas Munchen
Madrid Mengaku Tersiksa Meski Menang Di Markas Munchen

Sang pelatih berkepala plontos ini terpaksa menjadikan pemain sayap kanannya yakni Lucas Vazquez menjadi fullback kanan untuk menggantikan Carvajal yang cedera. Sedangkan untuk menggantikan posisi Isco, Zidane memasukkan Marco Asensio sebagai gantinya. Masuknya Asensio menggantikan Isco akhirnya berbuah hasil setelah dirinya berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-56 setelah di babak pertama Joshua Kimmich berhasil membawa kemenangan bagi Munchen terlebih dahulu dan akhirnya kembali di balas oleh Marcelo.

Meski bermain sebagai pemain bertahan secara mendadak, permainan Lucas Vazquez juga bisa dikatakan sangat baik karena berhasil meredam serangan sayap Munchen yang lincah yakni Ribery. “Anda tidak mungkin bisa memainkan laga di Liga Champions tanpa merasa tersiksa. Sangat disayangkan sekali kami harus kehilangan Isco saat itu, namun Marco Asensio datang dan membuat perbedaaan. Semua pemain bekerja dengan sangat keras dan akhirnya kami berhasil membawa pulang kemenangan penting ini,” tukas Zidane. (Madrid Mengaku Tersiksa Meski Menang Di Markas Munchen)

“Vazquez juga bermain dengan fantastis. Ia banyak sekali berlari menyisir lapangan dan bahkan harus mengakhiri laga tersebut sebagai bek kanan. Dan dengan bantuan dari Luka Modric, ia berhasil menetralkan serangan-serangan yang dilancarkan oleh Ribery,” tambahnya. Kemenangan ini merupakan kemenangan beruntun yang ketiga bagi Madrid di Stadion Allianz Arena, dan berkat kemenangan tersebut, Real Madrid seakan-akan telah menginjakkan sebelah kakinya untuk yang ke empat kalinya di babak Final Liga Champions dalam lima tahun terakhir.

Real Madrid akan menjamu Bayern kembali di stadion Santiago Bernabeu pada leg kedua dan mereka hanya membutuhkan hasil seri untuk dapat melenggang ke babak final Liga Champions. Selain itu dua gol tandang yang berhasil mereka dapatkan juga bisa menjadi poin penting bagi mereka dan memuluskan jalannya menuju babak final. Yang lebih menariknya adalah, jika Madrid kembali sukses meraih gelar juara pada final Liga Champions ini, maka musim ini akan menjadi musim yang sangat berarti bagi Madrid. (Madrid Mengaku Tersiksa Meski Menang Di Markas Munchen)

Karena selain sukses mengangkat trofi Liga Championsnya yang ke-13, Madrid juga akan mencatatkan rekor sejarah dengan menjadi satu-satunya tim yang sukses meraih 3 kali beruntun, setelah pada musim lalu mereka juga sukses mengukir sejarah menjadi satu-satunya tim yang berhasil mengangkat trofi Liga Champions 2 kali berturut.